Selection News, Semarang.-Kepengurusan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Jawa Tengah resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai 1 Universitas STEKOM Semarang, Minggu (13/9).
Dalam momentum tersebut, Dewan Pembina IGI Provinsi Jawa Tengah Prof. Dr. Wirawan Sumbodo, MT, menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin aktif meningkatkan kompetensi guru dan mendorong inovasi pendidikan.
Dr. Imron, S.Pd., M.Pd., resmi dilantik sebagai Ketua IGI Provinsi Jawa Tengah. Prof. Wirawan menyampaikan ucapan selamat sekaligus berharap kepengurusan baru dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.
“Saya menyampaikan selamat kepada Ketua IGI Wilayah Jawa Tengah, Dr. Imron, S.Pd., M.Pd. Semoga dapat membawa IGI Provinsi Jawa Tengah semakin maju dan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan,” tutur Prof. Wirawan.
Dalam sambutannya, Prof. Wirawan juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis STEM.
Menurutnya, guru merupakan salah satu faktor penting dalam membentuk generasi yang mampu menghadapi perkembangan teknologi.
“Guru memiliki peran strategis dalam menumbuhkan siswa menjadi inovator di bidang STEM yang dibutuhkan untuk memproduksi kebutuhan masyarakat dunia,” ujarnya.
Prof. Wirawan yang juga Dekan Fakultas Teknik UNNES menjelaskan STEM mengintegrasikan Science, Technology, Engineering dan Mathematics.
Pendekatan tersebut dinilai dapat mendorong siswa tidak sekadar menguasai teori, tetapi juga mampu menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan persoalan.
Karena itu, ia mendorong IGI Jawa Tengah memperkuat program peningkatan kompetensi guru.
“Pentingnya IGI meningkatkan kompetensi guru agar dapat mengajar berbasis STEM,” tegasnya.
Prof. Wirawan menilai pendidikan harus menjadi sumber lahirnya inovator. Negara yang mampu menghasilkan inovasi akan mempunyai daya saing lebih kuat dalam menghadapi persaingan global.
Ia mencontohkan berbagai negara yang berhasil mengembangkan teknologi dan produk melalui kekuatan pendidikan serta sumber daya manusia.
Indonesia, kata dia, memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar. Namun, kekayaan tersebut harus diolah dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar menghasilkan produk bernilai tambah.
“Saatnya IGI berperan dalam membentuk guru yang mampu menumbuhkan siswa untuk menjadi inovator-inovator yang mampu mengelola sumber daya alam menjadi produk yang dibutuhkan dunia,” ungkapnya.
Menurut Prof. Wirawan, keberhasilan menciptakan inovator akan memberikan dampak terhadap perkembangan industri nasional.
“Pembelajaran ini akan menghasilkan inovator-inovator untuk menopang industri yang dapat menyerap tenaga kerja untuk kesejahteraan bangsa,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Wirawan juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum IGI Pusat Dr. Danang Hidayatullah atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk turut mendukung dan membina IGI Provinsi Jawa Tengah.
Selain Dr. Imron, prosesi pelantikan juga mendapat dukungan dari Dewan Pakar Wilayah Dr. Josep Teguh Santoso, M.Kom., dan Dr. LP. Ario Nugroho, S.Pd., M.Pd.
Sementara jajaran Dewan Pembina terdiri dari Lukman Muhajir, SH., M.H., dan Endah Sulistyowati, M.Pd.
Dengan kepengurusan baru tersebut, IGI Provinsi Jawa Tengah diharapkan mampu memperluas gerakan peningkatan kompetensi guru.
Prof. Wirawan menegaskan bahwa guru merupakan investasi strategis bagi masa depan bangsa. Ketika guru mampu mencetak siswa yang kreatif, kritis dan inovatif, maka pendidikan akan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan ekonomi, teknologi dan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, penguatan pembelajaran STEM diharapkan tidak berhenti sebagai program pendidikan, tetapi menjadi gerakan bersama untuk menyiapkan generasi Indonesia yang mampu menciptakan inovasi dan berkontribusi menuju Indonesia Emas.
